Sejarah Desa Salamrejo

  Dari berbagai sumber yang telah kami telusuri dan digali tentang asal usul Desa Salamrejo adalah sebagai berikut :

 Desa Salamrejo berasal dari Kademangan Jlegong, dibawah pimpinan Demang pertama yaitu Ki Mulyo Ireno yang bergelar Demang Wonopati I. Kademangan Jlegong adalah bagian dari bagian Kabupaten Mataram Kulon dibawah kekuasaan Kerajaan Mataram Ngayojokarto Hadiningrat. Sepeninggal Demang Wonopati I lalu diganti oleh Demang Wonopati II, Demang Wonopati III, dan terakhir Demang Wonopati IV. Dengan bergesernya jaman sepeninggal Demang Wonopati IV, pemerintahan sistem Kademangan berakhir yaitu sekitar abad ke IX. Pusat pemerintahan Demang Wonopati I sampai dengan Demang Wonopati IV adalah di Dalem Nopaten rumah berbentuk Joglo terletak di Dusun Mentobayan, yang sampai sekarang masih dilestarikan.

  Setelah berakhirnya Pemerintahan Kademangan maka Kademangan Jlegong terbagi menjadi dua kalurahan, sebelah barat dengan nama Jlegong, sebelah timur dengan nama Kalurahan Salam. Kalurahan Salam dibawah pimpinan Lurah pertama yaitu Lurah Ki Wiryo Rejo. Pada saat dipimpin lurah pertama ini terjadi pembakuan hak milik atas tanah dan juga didirikan pasar desa yang sampai saat ini terkenal dengan nama Pasar Watu Ombo, yang didirikan sekitar tahun 1922. 

    Sedangkan sebelah barat tetap bernama Jlegong dengan Lurah pertama yaitu Ki Wono Karsono dan Lurah kedua yaitu Ki Mangun Werdoyo. Karena suatu hal yang tidak memungkinkan Ki Mangun Werdoyo tidak dapat melanjutkan kepemimpinannya maka digantikan oleh Wakil Lurah yaitu Ki Karto Taruno sebagai Pelaksana Tugas sampai berakhir tahun 1933.

             Pada tahun 1933 terjadi otonomi yang pertama ditandai dengan penggabungan kalurahan kecil, maka Kalurahan Jlegong dan Kalurahan Salam digabung dengan nama Kalurahan Salamrejo yang bermakna selamat dan makmur. Lurah pertama yang menjabat yaitu Ki Joinangun pada tahun 1933 – 1947. Pusat pemerintahan berada dirumah Ki Joinangun. Pada tahun 1947 terjadi otonomi desa yang kedua, ditandai dengan semua Prabot desa diberhentikan dengan hormat, dengan mendapat pensiun tanah pengarem-arem dari sebagian Tanah Pelungguh. Kemudian Prabot desa yang memenuhi syarat dapat dipilih kembali. Setelah otonomi desa yang kedua, Desa Salamrejo Lurah pertama dijabat oleh Ki R. Sastro Suwarno mulai dari tahun 1947-1968.

 

Nama – Nama Lurah / Kepala Desa Salamrejo

 

No.

Periode

Nama Kepala Desa

Keterangan

1.

1933-1947

Ki Joinangun

-

2.

1947-1968

Sastro Suwarno

-

3.

1968-1971

Sastro Dihardjo

Pejabat Sementara

4.

1971-1980

Suratman, B.A.

-

5.

1980-1983

Darmo Haryadi

Pejabat Sementara

6.

1983-1995

Sutedjo Hadi Sutrisno

-

7.

1995-1996

Rr. Suprihatin, S.H.

Pejabat Sementara

8.

1996-2004

Drs. Sunarjo

-

9.

2004-2014

RS. Harjanto

-

10.

2014-2015

Surana

Pejabat Sementara

11.

2015-2021

Dani Pristiawan, S.P.

-