Upacara Adat Tirta Umbul Mulya Di Sendang Apit Awali Tradisi Baritan di Ngrandu Salamrejo

Rabu, 12 Juli 2017 10:32:00 - Oleh : Pemerintah Desa Salamrejo

Salamrejo – Sabtu,  08 Juli 2017 pukul 16.00 WIB di Pedukuhan Ngrandu telah dilaksanakan Pengambilan Tirta Umbul Mulya di Sendang Apit. Kegiatan ada ini merupakan awal dari serangkaian kegiatan Tradisi Baritan yang di adakan di Pedukuhan Ngarandu, Kelurahan Salamrejo Kecamatan Sentolo Kulon Progo. Tradisi Baritan sendiri merupakan tradisi yang setiap tahun diadakan di Pedukuhan Ngrandu semenjak nenek moyang mereka telah tinggal di Pedukuhan Ngrandu.

Tujuan dari tradisi Buritan sendiri sebenarnya adalah untuk mensyukuri segala berkah yang telah diberikan oleh yang maha kuasa dan juga sebagai wujud doa permohonan agar seluruh masyarakat Pedukuhan Ngrandu selalu diberikan keselamatan, kemakmuran serta kedamaian. Maka dari itu tradisi Buritan ini selalu diadakan setiap satu tahun sekali dan selalu dilakukan di bulan Syawal, dimana masyarakat menganggap bahwa bulan Syawal merupakan bulan penuh berkah dan barokah.  

Pengambilan Tirta Umbul Mulya di Sendang Apit dilakukan dengan menggunakan sebuah kendi yang dibawa oleh seorang wanita yang didampingi oleh beberapa orang pengawal dengan pakaian khas jawa yang membawa tombak serta didampingi oleh pemuka adat dan juga Pedukuhan Ngrandu sendiri. Rombongan yang akan melakukan Pengambilan Tirta Umbul Mulya di Sendang Apit dimulai dengan berkumpul di rumah Dukuh Ngrandu kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju ke Sendang Apit yang letaknya berada ditepi desa Ngrandu sebelah selatan.

Sesampainya di pintu masuk Sendang Apit rombongan berhenti untuk melakukan doa bersama terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam sendang. di dalam sendang kemudian rombongan disambut oleh Rubitas selaku juru kunci dari Sendang Apit. Setelah itu acara dilanjutkan dengan permohonan izin oleh dukuh Ngrandu kepada juru kunci Sendang Apit agar diperbolehkan untuk mengambil air Tirta Umbul Mulya dari dalam Sendang Apit. Setelah mendapatkan izin dari juru kunci rombongan menyerahkan kendi kepada juru kunci Sendang Apit yang kemudian akan diisi dengan air Tirta Umbul Mulya. Kendi kemudian diserahkan kembali kepada rombongan untuk disimpan untuk kegiatan tirakatan yang akan dilakukan pada malam hari, dimana air tersebut akan disucikan dengan doa – doa seluruh warga Dusun Ngrandu sebelum diarak berkeliling dusun pada pagi harinya.

 

Dukuh Ngrandu, Sumarno mengatakan “runtutan kegiatan Baritan ini sebenarnya bukanlah kegiatan yang baru karena kegiatan Baritan ini dilakukan dari zaman nenek moyang kami yang dimana dilakukan dengan gotong royong seluruh warga Pedukuhan Ngrandu dan didanai dari dana swadaya masyarakat setiap tahunnya”. Oky Saputra 08/07/2017

« Kembali | Kirim | Versi cetak